Selasa, 17 Juli 2018

IMAN PENGHARAPAN UNTUK MASA DEPAN

 Oleh : richardo sitohang

Sewaktu kita memikirkan tentang masa depan, kita hendaknya dipenuhi dengan iman dan harapan. Senantiasa ingatlah bahwa Yesus Kristus—Pencipta alam semesta, arsitek dari keselamatan kita, dan kepala Gereja ini—memegang kendali. Dia tidak akan membiarkan pekerjaan-Nya gagal. Dia akan berjaya melawan segala kegelapan dan kejahatan. Dan Dia mengundang kita semua, anggota Gereja-Nya dan orang lain yang jujur hatinya, untuk bergabung dalam pertempuran bagi jiwa-jiwa anak Allah. Seiring dengan semua yang lain yang akan kita lakukan dalam kehidupan, kita juga harus mendedikasikan dan menguduskan hati, daya, pikiran, dan kekuatan kita dalam urusan-Nya, berjalan dalam iman dan bekerja dengan keyakinan.



Lakukan Bagian Anda


Sebelum Kedatangan Kedua Juruselamat—dan berdasarkan pada waktu ilahi-Nya—Injil harus dibawa kepada setiap bangsa, suku, bahasa, dan kaum sampai itu memenuhi seluruh bumi. Sebagaimana Nabi Joseph Smith menyatakan, “Tidak ada tangan yang tidak murni dapat menghentikan pekerjaan dari perkembangannya; penganiayaan boleh berlanjut, gerombolan perusuh boleh bergabung, bala tentara boleh berhimpun, fitnah boleh mencemarkan, tetapi kebenaran Allah akan terus maju dengan berani, dengan agung, dan mandiri, sampai itu telah menembus setiap benua, mengunjungi setiap iklim, menyapu setiap negara, dan berdengung di setiap telinga, sampai tujuan Allah akan tercapai, dan YESUS KRISTUS akan mengatakan bahwa pekerjaan itu telah selesai."

 
  • Matius 6:31-34
“Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu ciri-ciri Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”


Imani ayat ini, sobat.  Percayalah bahwa pada dasarnya manusia tidak pernah puas. Karena itu ada yang namanya pengendalian diri. Mungkin kamu pernah berpikir, andaikan aku lebih pandai, andaikan aku lebih tinggi, andaikan kulitku lebih putih, andaikan aku seperti dia! Satu hal yang akan saya katakan kepada kalian, bahwa itu semua tidak akan cukup. Percayalah bahwa orang yang kalian anggap sempurna juga masih merasa kurang kalau dia tidak memiliki pengendalian diri dan hatinya masih kosong. Karena itulah, belajarlah mensyukuri segala yang kita punya.
Lalu apa yang akan memberikan kepenuhan pada hati kita? Jawabannya adalah Roh Allah. Maka dari itu di ayat ini dikatakan supaya kita mencari terlebih dulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka percayalah kita akan mendapatkan semua yang kita butuhkan.



  • 1 Petrus 5:7
“Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.”

Jika kamu masih kuatir, serahkanlah kekhawatiranmu kepada-Nya. Taruhlah kuatirmu di kaki-Nya. Memang bagi kita yang terbiasa khawatir, sulit untuk begitu saja menyerahkan semuanya kepada Allah. Mungkin kita akan ragu, apakah Allah akan bertindak? Namun, percayalah bahwa alah bisa karena biasa. Mulailah percaya sepenuhnya kepada-Nya. Ia tahu yang terbaik. Mungkin teman-teman belum bisa melihat kenyataan bahwa Allah benar-benar bekerja, namun untuk memulai keyakinan itu, teman-teman bisa mulai menonton video-video kesaksian, mengikuti KKR, berbagi dengan teman seiman, dan rajin-rajin membaca Alkitab. Tentu hal ini perlu waktu, dan kalau sobat percaya, maka Allah akan memberikan pengertian kepada sobat dan memberikan pengalaman nyata bahwa Ia bekerja untuk teman-teman.

SALAM SEJAHTERA TUHAN YESUS MEMBERKATI 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

pelayan sejati part2

Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak hancur terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan...